Uncategorized

Bedanya Indonesia-Korea

Tulisan ini sama sekali ga bermaksud untuk menjelekan salah satu pihak, tapi untuk melihat beberapa fenomena entertainment dan social life yang berbeda dari dua negara tersebut.


Nikahan

Pernikahan artis korea biasanya bikin heboh para fansnya, ada yang ribut ga setuju, pura-pura ikhlas, atau langsung pindah haluan jadi haters. Beberapa artis nikah sama orang biasa dan beberapa lainnya nikah dengan sesama artis. Misalnya aja pasangan hits yang belum lama ini melangsungkan pernikahan, yak! Kim Tahe-Rain, pernikahan mereka digelar secara private dan amat sangat sederhana, padahal keduanya didaulat sebagai artis dengan kekayaan terbanyak di korea. Nah ini berbeda sama Lee Byung Hun-Lee Min Jung yang memilih pernikahan yang mewah.

rainmarries
Rain-Kim Tae Hee Wedding

Pernikahan super mewah juga dilakukan artis Indonesia, misalnya pernikahan Rafi-Nagita yang diperkirakan menghabiskan dana 3Mber, belum lagi kalo dana dari sponsor dihitung juga, mungkin bisa 10Mber kali ya. Ada juga pernikahan Anang-Ashanti yang bisa dibilang sebagai royal weddingnya Indonesia bahkan sampai dibikin reality show lahirannya hahahah. Kalo yang masih inget pernikahan Nazar-Musdalifah yang superheboh dengan tema 1001 malam itu sampai mendapatkan rekor MURI loh πŸ˜€

37813_large.jpg
Nasar-Musdalifah Wedding mengusung tema 1001 malam

Dari segi Make-up, pernikahan di Korea make-upnya juga lebih natural katanya sih supaya ga terlihat palsu didepan suaminya soalnya kan beberapa dari mereka sebelumnya udah palsu (re:oplas). Kalo di Indonesia justru Make-up pernikahan tebelnya bisa sampe 5centi katanya supaya lebih ON dan pangling (bahasa depoknya).

Tapi balik lagi, pernikahan kan sifatnya pribadi, masih banyak juga orang Koreya yang nikahannya mewah dan orang Indonesia yang lebih suka pernikahan sederhana dan private.


Pairing vs Gimmick

Buat yang suka Kdrama pasti sering banget pairingin (masang-masangin) ntah sesama main lead atau main lead sama second lead. Fans Kdrama banyak yang baperan (termasuk saya) dan suka halu delu supaya pemeran dramanya jadian/pacaran beneran, misalnya aja yang pernah nonton Wightlifting fairy Kim Bok Jo, banyak banget yang pingin Nam Jo Hyuk jadian beneran sama Lee Sun Kyung. Penonton Descendants of The Sun juga pasti pingin SongSong couple jadi real. Nah apakah si artis juga ikutan baper dan berujung cinlok?

nam-joo-hyuk-lee-sung-kyung-2
unni sunkyung kya kya cepet-cepet jadian yah sama namjo

Beberapa pasangan drama emang berujung jadian kaya Kim Soyeon-Lee Sangwoo (Happy Home) atau Yoo In Na-Hyunwo (sekarang udah putus) tapi hebatnya mereka adalah they are profesional, mereka jadian setelah drama selesai supaya gak mengganggu proses pembuatan dramanya, ada juga yang jadian diam-diam dan gamau terendus media. Tapi banyak juga yang gak baperan tuh bahkan fans sampe pegel nunggu kapan mereka bakal jadian.

Kalau di Indonesia sekarang lagi jaman-jamannya gimmick, gimmick agaknya jadi strategi marketing yang handal. Pairing emang sengaja dibuat supaya para abege bafer lebih tertarik dan lebih menjiwai tontonannya.

Artisnya baper ngga? Nah ini yang kadang-kadang bikin eneg kalo nonton TV lokal. Kehidupan cinta para artisnya bahkan melebihi drama yang mereka mainkan wkwk. Jujur aja saya dari dulu masih suka nonton sinetron lokal kaya gegees atau anak jalanan karena banyak hal lucu yang bisa kita ketawain dan bikin geleng-geleng sendiri (dapet juga sih hiburannya).


Pendek-Panjang-Berseri

Kebanyakan drama Korea hanya berdurasi 16-20 episode dan dengan tema yang macem-macem: romance, komedi, keluarga, worklife, detektif sampai thriller. Ada juga drama korea yang episodenya panjang tapi masih dalam batas wajar: Melody of Love (150an episode), You are my destiny (170an), Jewel in the palace (72 episode kalo ga salah). Drama korea juga banyak yang berseri, misalnya yang saya tau Vampir Prosecutor (1&2) dan Lets eat (1&2), untuk drama yang berseri bisanya konsep dan beberapa pemainnya berbeda dari season yang pertama.

lets_eat001
Lets Eat 2 (atas) 1 (bawah)

Kalau di Indonesia, sinema eletronik (sinetron) jarang banget yang episodenya pedek bahkan sampai ada sinetron yang episodenya sampai ribuan, kalau mau pendek ya jangan nonton sinetron tapi nonton ftv. Sebenarnya dulu SCTV sempat mengusung konsep sinetron pendek yang namanya COOKIES, durasinya hanya seminggu seinget saya, salah satu yang paling favorite itu Jungkir balik dunia sisi (pemerannya Putri Titian). Kebanyakan cerita sinetron Indonesia juga penuh intrik dan permasalahan yang berputar disitu-situ aja, panjangnya episode bahkan membuat kita bosan dan ngga tau endingnya gimana (ada juga sinet yang tiba-tiba ilang). Kalau sinetron berseri bahkan ada yang sampai 7 season (tersanjung, cinta fitri) danΒ  menghabiskan waktu bertahun-tahun sama mertua jahat hahah.

poster161poster2_bgcopy


Bisik-Bisik Tetangga

β€œSong Hye Kyo untung tinggal di Korea, coba kalo di citayem udah diomongin tetangga: cantik, karir bagus, umur udah 34 tapi gak kawin-kawin” (dikutip dari @makmummasjid).

Buat sebagian orang tua di Indonesia kalo punya anak perempuan yang usianya udah diatas 26 tahun pasti was-was banget kalo anaknya belum ada rencana nikah atau bahkan belum punya pasangan, bisa bisa berujung dijodohin huhu. Kalau di Korea umur segitu justru lagi sibuk-sibuknya meniti karir liat aja Song Hye Kyo atau Choi Ji Wo kira-kira di Korea sana mereka digosipin tetangga gak ya karena belum nikah hahaha.

choi-ji-woo
Choi Ji Woo (41th)

Mengutip dari yonhapnews rata-rata usia pernikahan di Korea untuk laki-laki adalah 35,8 sedangkan untuk perempuan adalah 32,7 tahun tapi untuk artis kayanya masih banyak yang sampe 40 tahunan tapi belum nikah (mungkin fansnya belum rela juga kali ya :p)

Menurut saya kenapa di Indonesia bisa kaya gitu? Karena kalo dalam agama islam yang dianut oleh mayoritas orang Indonesia, nikah adalah ibadah, nikah itu menyempurnakan separuh agama πŸ˜€ (its my perspective loh ya)


Keramahan

indonesia-ramah

Yang terakhir ini sebenernya udah jadi rahasia umum, meskipun saya nggak pernah ke Korea tapi saya tau betul orang korea kurang toleran dan ramah terutama sama mereka yang dari asia tenggara. Mereka lebih suka negaranya dikunjungi bule dari pada sesama orang asia. Nah beda banget sama orang Indonesia yang amat sangat welcome sama orang-orang luar mau bule, orang asia, atau benua lain (?) karena yang bikin kita cinta sama Indonesia tuh dari perbedaan-perbedaannya yang bikin lucu, dan semoga Indonesia bisa jaga terus hal ini sampai kapanpun supaya bisa jadi contoh juga buat negara lain.

Advertisements